Penyebabkerusakan IC power ini ada berbagai macam. 1. Hp terlalu sering overheat Jika menggunakan hp terlalu lama, maka akan membuat chip yang ada di dalamnya semakin panas. Hal itu bisa menyebabkan korosi dan kerusakan pada IC Power. Selain itu, tidak hanya IC Power yang rusak, komponen lainnya juga bisa rusak. 2. Mengisi Baterai Terlalu Lama
Penyebabutama iphone tidak bisa di charge. 1. Port tersumbat. Kemungkinan pertama adalah port untuk pengisian daya yang tersumbat. Port pengisian daya adalah salah satu akses terbuka yang ada di seluruh perangkat Apple. Bukaan ini rentan sekali dimasuki kotoran, debu, dan serat dari saku Anda yang menumpuk.
Jikasaja baterai pada laptop rusak maka kita akan sangat kerepotan karena harus mengecas kalau kita ingin menyalakan laptopnya. Baterai pada laptop hampir sama dengan baterai handphone tetapi daya dan kapasitasnya lebih besar. Baterai pada laptop juga bisa rusak dikarenakan oleh sebab-sebab tertentu. Berikut ini adalah penyebab baterai laptop
Lakukanpemeriksaan dan pengujian lebih lanjut pada ponsel untuk menentukan apakah IC Charge atau IC Power yang rusak lalu gantilah IC Charge atau IC Power yang rusak tersebut. * Setelah mengisi ulang (charge) ponsel dengan charger, ada kebocoran listrik sebelum tombol power-on ditekan, ketika anda menekan tombol power-on, ponsel tidak menyala.
1 Akibat Kerusakan IC Charging dan IC Power Smartphone. Akibat dapat ditimbulkan ketika kondisi IC Charging dam IC Power Smartphone pada Smartphone rusak, pada umumnya akan menimbulkan kendala, sebagai berikut : Smarphone tidak bisa di charge. Pada saat melakukan Charge akan otomatis mengulang pengisian atau reconnect charging.
Berikutbeberapa penyebab yang mempengaruhi baterai hp dicas tidak full : Penyebab Baterai HP Dicas Tidak Penuh Selain penggunaan yang tidak sesuai, terkadang dari segi hardware juga dapat menyebabkan hal ini terjadi. seperti halnya port USB yang retak sehingga power tidak masuk, voltage dari charger yang dipakai tidak sesuai sehingga membuat
Bacajuga: Tips Cara Merawat Laptop Agar Tidak Mudah Rusak Atau meskipun beda charger laptop yang terpenting konektor charger dapat masuk dengan baik, karena pada dasarnya semua adapter laptop mempunyai tegangan listrik yang sama. IC Regulator (Mosfet) Penyebab utama yang paling sering menyebabkan laptop mati total adalah ic regulator
Nyalakansambil dicas. Jika laptop nyala sebentar dan mati lagi, coba nyalakan sambil dicas. karena ada kemungkinan baterai laptop yang rusak, dan menyalakan laptop sambil dicharge akan membantu mendeteksinya. Jika masih tidak bisa, cobalah cabut baterai laptop dan charger kembali, lalu nyalakan. Jika masih tidak bisa, cobalah langkah ketiga.
KabelFokus / G3 / G4, jika putus / sambungan tak sempurna maka gambar akan tidak fokus / kabur. 8. Kabel Screen / G2, jika sambungan tidak sempurna maka layar akan gelap. Itulah beberapa penyebab yang menjadikan LCD proyektor berubah warna, dan beberapa cara untuk mengatasi LCD Proyektor yang berubah warna sesuai dengan masalah yang ada pada
PenyebabTombol Power Hp Rusak. Kalau IC power Hp rusak, maka Hp tidak akan bisa menyala, karena tidak ada lagi yang mengatur sumber kelistrikan di Hp tersebut. Apabila Hp kita mengalami beberapa kerusakan seperti yang sudah disebutkan di atas, maka kita jangan dulu bingung atau atau panik lagi untuk menyalakan Hp tanpa tombol power. simak
YIBOLA5. Penyebab Charger Laptop Rusak. Jika baterai laptop tidak mengisi saat di-charge, kemungkinan ada masalah pada baterai atau charger laptop. Jika baterai laptop yang terganggu, mungkin baterai sudah cukup usia. Sedangkan penyebab charger laptop rusak bisa karena adaptor atau kabel charger yang rusak atau bermasalah. Selain penyebab utama tersebut, ada juga alasan-alasan lain yang menyebabkan charger laptop menjadi rusak. Kira-kira apa saja penyebab tersebut? Simak pembahasan di bawah ini agar Anda bisa menghindari hal-hal yang mungkin bisa merusak cas laptop. Masalah pada Steker Penyebab utama yaitu bisa berasal dari sambungan kabel power charger dengan stop kontak, misalnya longgar atau salah satunya rusak. Beberapa steker charger laptop memerlukan konektor khusus dalam mengubungkan ke stop kontak, contohnya bisa menggunakan steker berkaki tiga. Steker berkaki tiga membutuhkan penghubung khusus pada stop kontak standar dua lubang. Umumnya konektor steker kaki tiga mempunyai saklar sendiri dengan adanya lampu indikator. Lampu indikator tersebut bisa menunjukkan bermasalah atau tidaknya saklar. Masalah pada Adapter Peran adapter atau kepala charger adalah mendeteksi arus listrik yang mengalir. Jika terjadi gangguan pada adapter, maka arus listrik yang terhubung bisa naik turun. Hal tersebut bisa menyebabkan catu daya pada elemen di dalam charger laptop. Jika Anda biarkan terus menerus, ini akan mengakibatkan masalah lebih besar yaitu adapter berhenti bekerja beberapa saat. Selain itu, adapter yang tidak segera Anda perbaiki bisa mengalami masalah seperti panas berlebihan hingga mengalami kebakaran. Masalah adapter seperti ini minim terjadi pada adapter original bawaan laptop. Jika Anda membeli charger yang tidak original, masalah seperti ini bisa saja terjadi. Hal itu karena pemakaiannya tidak sesuai dan kualitasnya di bawah standard. Masalah Kabel Charger Kerusakan charger laptop juga bisa berasal dari kabelnya. Kondisi kabel yang tidak baik seperti robek, ada bekas lipatan, isolasi kabel yang terbuka, dan tekadang berbau saat digunakan bisa menjadi penyebab kerusakan charger. Pembungkus kabel yang lepas akan berdampak buruk pada peforma charger. Proses pengisian akan terganggu akibat kabel berbau, kadang berbunyi seperti akan terjadi konsleting. Kondisi seperti ini akan membuat seluruh komponen charger lambat laun juga terganggu dan mengalami kerusakan. Masalah Sambungan Kabel Jika charger sudah sesuai standard, cara pemakaian sudah benar, tapi terjadi masalah pada sambungan kabelnya, maka bisa saja menjadi penyebab charger laptop rusak yang tidak Anda sangka. Charger laptop bisa saja tidak mau menyala walaupun sudah dihubungkan di sumber listrik. Beberapa tipe charger laptop memiliki kabel terpisah dari adapter, sehingga terdapat tempat untuk menyambungnya. Jika Anda merasa laptop tidak kunjung mengisi daya dengan cepat, coba cek bagian sambungan kabel dan adapter tersebut. Dalam beberapa kasus, sambungan keduanya mengalami kelonggaran. Ada juga yang penyebabnya karena kotoran yang menempel pada penghubung kabel power dengan adapter. Hal-hal seperti ini perlu Anda perhatikan agar charger tidak cepat rusak. Gangguan pada Port Charger Laptop Apabila saat men-charge laptop tak kunjung mengisi, kemungkinan kerusakan terjadi pada port charger. Periksa kembali apakah pada port tersebut terdapat kerikil atau debu yang menghalangi. Gangguan tersebut bisa aja menghalangi koneksi konektor dengan port charger laptop. Terlalu Lama Terhubung pada Stop Kontak Penyebab charger laptop rusak lainnya yaitu charger terlalu lama Anda colokkan di kabel olor atau stop kontak. Kebiasaan ini bisa membuat adapter charger panas dan berumur pendek. Sebaiknya saat mengisi daya, matikan laptop dan cabut charger dari stop kontak jika proses pengisian baterai sudah penuh. Mengoperasikan laptop saat melakukan pengisian baterai juga membuat charger lama-kelamaan rusak. Hal tersebut karena pemakaiannya sembarangan tidak sesuai prosedur dan akan merusak komponen baterai laptop nantinya. Apa salahnya untuk menunggu 2-3 jam hingga jumlah baterai laptop penuh. Menggulug Kabel Charger Laptop Ternyata kebiasaan melipat atau menggulung charger secara sembarangan membuat charger cepat rusak. Hal ini karena dapat membuat bagian dalam kabel berubah posisi dan akhirnya terjadi gangguan. Bahkan bagian dalam kabel bisa saja terputus sehingga fungsi charger sudah tidak seperti semula. Masalah pada Driver Baterai Faktor lain yang menyebabkan charger rusak adalah baterai laptop itu sendiri. Umur baterai yang sudah lama biasanya akan membuat dayanya menurun dan kapasitasnya cepat berkurang daripada saat masih dalam kondisi optimal. Keadaan seperti ini bisa membuat laptop harus di-charge selama Anda gunakan, sehingga bisa saja mempengaruhi charger laptop yang baru menjadi ikut terganggu. Driver baterai penting untuk diservis ulang karena terhubung langsung oleh sistem operasi laptop, termasuk charger laptop. Melihat ulasan penyebab charger laptop rusak di atas, Anda harus lebih hati-hati dalam menggunakan semua perangkat laptop. Selalu perhatikan standar dalam pemakaian maupun perawatan laptop. Jika salah satu komponen perangkat rusak, maka bisa berdampak pada komponen lainnya.
Istilah IC Power laptop mungkin masih asing di telinga banyak orang. IC power laptop itu apa? Perlu diketahui, IC merupakan singkatan dari Integrated Circuit. Jadi, IC Power Laptop yaitu sirkuit terintegrasi atau jembatan yang menghubungkan laptop dan sumber listrik. Fungsi ic power adalah mengontrol power dengan jumlah tegangan tertentu pada sebuah prosesor, vga, ram serta komponen – komponen yang lain. Seringkali kita mengalami kerusakan pada IC Power Laptop. Jumlah dan jenis IC power pada motherboard banyak dan bermacam-macam jenisnya tidak sama antara jenis laptop yang satu dengan yang lain, letak atau posisinya menyebar. Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri kerusakannya, simak penjelasan berikut ini Ciri-ciri IC Power Laptop Rusak1. Saat Mengecas, Baterai Tidak Terisi2. Indikator Baterai Berubah-ubah3. Lampu Charger Tidak Menyala4. Laptop Mati TotalPencegahan Kerusakan IC Power LaptopIC Power Laptop Rusak Karena Apa?1. Tidak Membersihkan Debu pada Ventilasi Laptop2. Menyimpan Laptop di Ruangan Lembab3. Menggunakan Laptop di Atas Kasur atau Bantal4. Menggunakan Charger PalsuHarga dan Biaya Ganti IC Power LaptopCara Memperbaiki IC Power Laptop Rusak1. Memeriksa Adaptor Listrik2. Membersihkan Konektor Daya3. Memeriksa Baterai Laptop4. Memeriksa Kabel Internal5. Mengganti IC Power Laptop Ciri-ciri IC Power Laptop Rusak Apabila IC power laptop Anda mengalami kerusakan, maka akan ada beberapa gejala yang dapat Anda amati. 1. Saat Mengecas, Baterai Tidak Terisi Ciri pertama bila ic power laptop mengalami kerusakan adalah baterai tidak terisi saat Anda melakukan pengecesan. Laptop Anda diisi baterainya dengan cara menyambungkan ke sumber listrik. Pada status bar di laptop terisi, namun setelah tercabut dari charger, laptop malah drop baterainya karena tidak terisi. Untuk mengeceknya apakah IC Powernya rusak, coba gunakan charger lain dengan merk sama dengan laptop Anda. Apabila charger yang digunakan tetap tidak bisa untuk mengecas, maka kerusakan dipastikan terletak atau berasal dari IC power laptop, bukan pada chargernya. 2. Indikator Baterai Berubah-ubah IC laptop power yang rusak memiliki indikator baterai yang berubah-ubah yang muncul di layar laptop. Akan ada angka yang muncul bermacam-macam, misal baterai 25 %, 5 %, 20 % dan 97 % . Angka tersebut bukan angka sebenarnya karena saat dicharger pun tidak akan bertambah daya baterainya, dan masih angka yang sama. Selain itu, akan ada pemberitahuan berupa “plugged in, not charging?” saat Anda mencolokkan charger ke sumber listrik. Hal ini dikarenakan laptop tidak bisa mengisi baterai, dan hanya menyambungkan laptop dengan sambungan listrik. Bila kita cabut chargernya, maka laptop akan mati karena memang terjadi kerusakan pada ic power laptop. 3. Lampu Charger Tidak Menyala Masih berhubungan dengan dua penyebab di atas, IC Power Laptop yang rusak juga ditandai dengan matinya lampu pada charger laptop saat digunakan. Pada saat dicolok ke sumber listrik, lampu charger biasanya menyala. Bahkan pada merk tertentu, akan ada dua lampu yang menyala, misalnya lampu merah saat mengisi, dan lampu kuning/hijau saat baterai telah diisi penuh. Bila IC Power laptop rusak, maka lampu tersebut tidak akan menyala. 4. Laptop Mati Total Bila laptop mengalami kerusakan yang parah pada bagian IC Powernya, maka yang terjadi adalah laptop mati total. Seperti disebutkan di atas, IC Power laptop memiliki fungsi sebagai jembatan yang menghubungkan daya listrik ke seluruh komponen laptop. Oleh karena itu, bila IC Power Laptop rusak, maka kemungkinan terburuk adalah laptop mati total dan tidak bisa dinyalakan. Daya listrik tidak bisa dialirkan, hal ini juga bisa menyebabkan komponen laptop lainnya bisa rusak. Segeralah lakukan perbaikan atau penggantian bagian laptop atau IC power tersebut. Harga ic power laptoppun beragam dari mulai yang murah sampai yang mahal. Pencegahan Kerusakan IC Power Laptop Untuk mencegah kerusakan pada IC power laptop, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan. Pastikan laptop Anda terlindungi dari lonjakan listrik dengan menggunakan perangkat perlindungan listrik seperti stabilizer atau UPS Uninterruptible Power Supply. Selain itu, pastikan laptop Anda mendapatkan ventilasi yang cukup. Bersihkan kipas pendingin dan ventilasi laptop secara berkala untuk mencegah overheating yang dapat merusak IC power dan komponen lainnya. Jangan lupa untuk menggunakan adaptor daya yang asli dan sesuai dengan merek dan model laptop Anda. Menggunakan adaptor daya yang tidak kompatibel dapat menyebabkan ketidakstabilan daya dan merusak IC power. Oleh karena itu, mengingat pentingnya peran IC Power Laptop, maka sebaiknya Anda merawatnya agar tidak terjadi kerusakan. IC Power Laptop Rusak Karena Apa? Perhatikan beberapa kebiasaan buruk berikut ini yang justru membuat IC Power laptop mengalami kerusakan 1. Tidak Membersihkan Debu pada Ventilasi Laptop Hal yang sangat jarang dilakukan oleh pengguna laptop adalah membersihkan laptop itu sendiri. Terutama pada bagian ventilasi pembuangannya. Bila tertutup debu, risiko kerusakan pada bagian IC Power akan semakin meningkat. Bila tertutup debu, suhu di dalam laptop akan menjadi tertahan di dalamnya. Ini yang akan mengantarkan pada heating issues yang merembet ke masalah IC Power. 2. Menyimpan Laptop di Ruangan Lembab Sebaiknya, simpan laptop di ruangan yang kering bukan lembab. Bila ruangan tersebut terasa lembab dan mengandung air, maka jangan simpan laptop di sana. Bila terkena air, beberapa komponennya rentan mengalami konslet. Hal ini juga bisa merembet ke kerusakan IC Powernya. Nah bila begitu, jika laptop Anda terkena hujan maka hal tersebut juga bisa mempengaruhi IC power laptopnya. 3. Menggunakan Laptop di Atas Kasur atau Bantal Kebiasaan ini memang sering dilakukan bila Anda terlalu malas untuk menggunakan laptop di meja atau di lantai. Menggunakan laptop di atas kasur atau bantal sejatinya malah membuat laptop berpotensi mengalami heating, yang bisa merusakkan IC Power Laptop. Hal ini dikarenakan kasur dan bantal bakal menyerap panas dari laptop, dan memantulkan kembali sehingga suhu panas bakal tertahan di laptop. 4. Menggunakan Charger Palsu Penggunaan charger yang bukan menjadi pasangan laptop tersebut juga bisa menjadi penyebab ic power laptop rusak. Terlebih bila Anda menggunakan charger KW alias charger palsu untuk mengisi daya baterai laptop Anda. Maka sangat disarankan bila Anda memakai charger bawaan dari laptop saat melakukan pengisian baterai. Harga dan Biaya Ganti IC Power Laptop Harga IC power laptop dapat bervariasi tergantung pada merek dan model laptop yang Anda miliki. Umumnya, harga IC power laptop berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. Namun, harga ini dapat berubah tergantung pada kebijakan dan ketersediaan suku cadang di pasar. Biaya untuk mengganti IC power laptop juga dapat bervariasi. Jika Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup, Anda mungkin bisa mengganti IC power sendiri. Namun, jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki pengalaman dalam melakukan perbaikan laptop, disarankan untuk membawa laptop Anda ke pusat layanan resmi atau ahli teknisi yang terpercaya. Biaya ganti IC power laptop tergantung pada kompleksitas perbaikan, merek laptop, dan biaya jasa teknisi. Sebaiknya, Anda mencari informasi lebih lanjut dan meminta perkiraan biaya dari beberapa penyedia layanan sebelum memutuskan untuk mengganti IC power laptop. Setiap merek laptop memiliki desain dan spesifikasi yang berbeda, termasuk IC power yang digunakan. Jika Anda memiliki laptop Asus, Acer, atau Lenovo, penting untuk mencari IC power yang kompatibel dengan merek dan model laptop Anda. Untuk mengganti IC power laptop Asus, disarankan untuk menggunakan suku cadang asli atau yang direkomendasikan oleh produsen. Ini dapat membantu memastikan kompatibilitas dan kinerja yang optimal setelah penggantian IC power dilakukan. Sama halnya dengan laptop Asus, jika Anda memiliki laptop Acer atau Lenovo, carilah IC power yang sesuai dengan merek dan model laptop Anda. Pastikan untuk memilih suku cadang berkualitas untuk menjaga kinerja dan kehandalan laptop Anda. Cara Memperbaiki IC Power Laptop Rusak Jika Anda mengalami masalah dengan IC Power Laptop pada laptop Anda, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut untuk memperbaikinya 1. Memeriksa Adaptor Listrik Pertama-tama, periksa adaptor listrik Anda. Pastikan adaptor tersebut berfungsi dengan baik dan memberikan daya yang cukup kepada laptop. Ganti adaptor listrik jika diperlukan. 2. Membersihkan Konektor Daya Konektor daya yang kotor atau berkarat dapat menyebabkan masalah pada IC Power Laptop. Matikan laptop dan bersihkan konektor daya dengan lembut menggunakan kain yang bersih dan kering. 3. Memeriksa Baterai Laptop Jika laptop Anda menggunakan baterai, lepas baterai dari laptop dan coba nyalakan laptop dengan adaptor listrik yang terhubung. Jika laptop menyala dengan baik, ada kemungkinan bahwa masalah ada pada baterai. Ganti baterai laptop yang rusak dengan yang baru jika diperlukan. 4. Memeriksa Kabel Internal Buka casing laptop dan periksa kabel internal yang terhubung ke IC Power Laptop. Pastikan kabel-kabel tersebut tidak lepas atau rusak. Jika ada kabel yang rusak, gantilah dengan yang baru. 5. Mengganti IC Power Laptop Jika semua langkah di atas tidak memperbaiki masalah, ada kemungkinan bahwa IC Power Laptop Anda perlu diganti. Hal ini membutuhkan pengetahuan teknis dan keterampilan soldering yang baik. Disarankan untuk mendapatkan bantuan dari teknisi yang berpengalaman untuk mengganti IC Power Laptop yang rusak. Jika Anda mengalami masalah dengan IC power laptop, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi yang ahli untuk mendapatkan saran dan perbaikan yang sesuai. Selain itu, pastikan untuk menggunakan suku cadang asli atau yang direkomendasikan oleh produsen untuk menjaga kualitas dan kinerja laptop Anda. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, seperti menggunakan perangkat perlindungan listrik, menjaga ventilasi laptop, dan menggunakan adaptor daya yang sesuai, Anda dapat mengurangi risiko kerusakan pada IC power laptop Anda.
Charger adalah benda penting untuk mengisi daya baterai pada ponsel, laptop, dan barang-barang elektronik lainnya. Tanpa charger, kita akan kesulitan menggunakan fungsi-fungsi pada smartphone, laptop, dan lainnya jika baterainya sampai kita akan sangat emosi ketika baterai smartphone atau laptop sudah habis dan pada saat menggunakan charger malah tiba-tiba tidak bisa digunakan. Padahal, beberapa hari lalu, charger tidak bermasalah dan masih bisa digunakan. Kalau kita cermati, penyebab charger mati bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk kebiasaan kita perlakukan charger. Kira-kira kebiasaan seperti apa yang menyebabkan charger sampai rusak? berikut Satu charger untuk semuaIni adalah salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh ornag-orang. Padahal sudah sangat jelas di dalam buku petunjuk kalau satu charger hanya khusus digunakan pada satu perangkat. Mengapa seperti itu? Sebab, setiap perangkat memiliki perbedaan pada arus listrik yang jika charger hanya menggunakan arus sebesar 7 volt sedangkan baterai pada smartphone membutuhkan arus sebesar 10 volt, maka hal tersebut akan berpengaruh pada arus yang diterima pada baterai. Itu pun belum digunakan untuk perangkat lain yang arusnya juga berbeda-beda. Akibatnya, charger menjadi cepat panas dan menyebabkan kompoenen di dalamnya cepat Input yang ga sempurnaPada saat charger dimasukan pada lubang charger sebuah perangkat, harus ada bunyi “klik”. Sebab bunyi itu menandakan input sudah pas sehingga arus listrik dapat masuk ke dalam perangkat dengan sempurna. Nah, apabila kabel charger tidak sampai bunyi “klik” pada saat charger dihubungkan pada perangkat, maka arus yang masuk tidak akan sempurna. Hal tersebut menyebabkan bagian travo akan mengalami Kualitas charger burukSebagian orang tidak terlalu mempedulikan kualitas sebuah charger. Sebab, buat mereka dapat mengecas saja sudah cukup. Padahal kualitas charger sangat berpengaruh pada komponen elektronik perangkat yang digunakan. Charger yang berkualitas buruk akan cepat rusak jika digunakan setiap hari. Selain itu, juga dapat merusak komponen listrik pada Cabut charger terlalu kasarCharger memang didesain agar tidak mudah lepas dari perangkat. Makanya orang-orang akan mencabut charger dengan keras dan juga kasar. Karena kebiasaan itu, setiap akan mencabut charger selalu dengan perlakuan kasar. Padahal hal tersebut malah membuat charger akan cepat rusak. Oleh sebab itu, jika charger didesian sangat susah dicabut, kamu harus mencabutnya secara Gulungan pada chargerSetelah charger selesai digunakan, biasanya orang-orang akan menggulungnya. Nah, cara menggulung kabel charger tidak asal-asalan. Ada teknik dalam menggulung kabel charger. Caranya adalah dengan menggulung kabel seperti halnya menggulung kabel rol pada umumnya. Cara tersebut dapat membuat charger lebih Penyimpanan yang sembaranganSering terlihat kalau kabel charger setelah digunakan adalah selalu di simpan pada sembarangan tempat. Padahal menyimpan charger pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Charger harus disimpan pada tempat yang sejuk dan terhindar dari matahari secara langsung. Hal tersebut dilakukan agar bagian komponen di dalam charger tidak “terbakar”.Selain penyimpanan yang sembarangan, saat membawa charger pun harus diperhatikan. Jangan sampai charger tertindih dengan benda lain, apalagi benda tajam. Hal tersebut juga dapat membuat kualitas charger menjadi cepat Sering gunakan perangkat sambil casJika mengikuti aturan, saat perangkat sedang dicas maka janganlah dimainkan sampai baterai terisi penuh. Sebab, jika memainkan perangkat pada saat dicas, hal tersebut dapat membuat umur baterai menjadi lebih pendek. Selain itu, Charger pun juga akan lebih mudah rusak. Oleh sebab itu, kita harus mengerem keinginan kita untuk menggunakan perangkat sambil dicas jika memang ingin charger dan perangkat lebh tahan Mengecas semalamanIni juga adalah kebiasaan yang sering dilakukan oleh banyak orang. Biasanya dilakukan pada saat malam hari dan akan dicabut pada pagi hari. Padahal mengecas semalaman sanagt berpengaruh pada baterai dan juga charger. Jika dilakukan terus menerus, dapat memepengaruhi umur baterai dan juga Charger tidak dilepas pada stop kontakBuat orang yang terburu-buru, biasanya hanya mengambil perangkatnya saja, sedangkan chargernya tetap menempel pada stop kontak. Perlu kamu ketahui, kebiasaan semaacam itu akan membuat charger cepat rusak. sebab aliran listrik tetap masuk ke dalam charger. Akibatnya, komponen listrik di dalamnya akan bekerja terus menerus sehingga charger cepat Mengecas di tempat yang sangat sensitif terhadap suhu. Jika suhu di dalam ruangan panas, otomatis, smartphone juga panas. Oleh sebab itu, ketika kita mengecas smartphone di ruangan yang suhunya tinggi, sebaiknya jangan dilakukan. Sebab, sama dengan poin ke enam, mengecas di tempat yang suhunya tinggi dapat memengaruhi komponen di dalam charger dan juga smartphone. Hal tersebut merupakan penyebab android cepat panas dan mempercepat usia baterai dan kebiasaan penyebab kabel charger rusak pada smartphone. Meskipun ada pengganti kabel charger yang kualitasnya setara, namun harganya cukup mahal. Kamu pun harus mengikuti cara memperpanjang usia baterai android dan juga cara memperbaiki baterai HP yang soak. Jadi, dari pada membeli yang baru, bukankah lebih mudah merawatnya? Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.